You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kampong Cipare Pare
Cipare Pare

Kec. Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh

Kabar Baik! Kampong Cipare-pare Kini Memanfaatkan Aplikasi Digital OpenSID untuk Pelayanan Administrasi yang Lebih Cepat dan Mudah! | Buat Surat Mandiri secara Online dan Pantau Informasi Kampong Langsung dari Genggaman Anda. | Ayo Dukung Transformasi Digital Kampong Cipare-pare untuk Masa Depan yang Lebih Baik! Website Resmi Kampong cipare pare Pelayanan Prima untuk Warga! | Jam Operasional Kantor Kampong Cipare-pare: Senin-Jumat, 08.00-16.00 WIB. | Hubungi Kami di 0812-3456-7890 untuk Informasi dan Pengaduan. | Administrasi Lebih Cepat, Tanpa Ribet, dan Transparan! Website Resmi Kampong cipare pare

Bhabin Kamtibmas Turlap Program Perkarangan Pangan Bergizi (P2B)

Administrator 24 Desember 2024 Dibaca 142 Kali
Bhabin Kamtibmas Turlap Program Perkarangan Pangan Bergizi (P2B)

Abdul Hamid Lubis Ditunjuk sebagai Penerima Program Perkarangan Pangan Bergizi (P2B)

Presiden Prabowo terus menggencarkan program ketahanan pangan melalui Program Perkarangan Pangan Bergizi (P2B). Salah satu penerima manfaat program ini adalah Abdul Hamid Lubis, warga Kampong Cipare Pare. Penunjukan ini menjadi langkah strategis dalam upaya meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Program P2B bertujuan untuk memaksimalkan potensi lahan pekarangan agar dapat ditanami berbagai tanaman bergizi seperti sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah. Dengan adanya program ini, masyarakat didorong untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus mendukung pola hidup sehat.

Abdul Hamid Lubis, yang memiliki semangat tinggi untuk memanfaatkan lahan pekarangannya, dianggap layak menjadi contoh penerima program ini. Dengan bimbingan dan dukungan yang diberikan, ia berkomitmen untuk mengelola pekarangannya secara optimal agar dapat menghasilkan pangan yang bergizi.

Survey oleh SANTAR (Bhabin Kamtibmas)

Penunjukan Abdul Hamid Lubis tidak lepas dari peran aktif SANTAR, Bhabin Kamtibmas Kampong Cipare Pare. Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, SANTAR juga berperan sebagai fasilitator dalam program ini.

Bhabin Kamtibmas melakukan survei langsung ke pekarangan Abdul Hamid Lubis untuk memastikan kesesuaian lahan dengan kriteria program. Hasil survei menunjukkan bahwa pekarangan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pangan bergizi. Dengan adanya dukungan teknis dan pembinaan, lahan ini diharapkan dapat menjadi percontohan di wilayah Kampong Cipare Pare.

Manfaat Program P2B

Program ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan keluarga Abdul Hamid Lubis, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar, antara lain:

  1. Meningkatkan Ketersediaan Pangan Lokal: Pekarangan yang dimanfaatkan dengan baik dapat menghasilkan bahan pangan segar yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
  2. Mendorong Pola Hidup Sehat: Program ini menekankan pentingnya konsumsi pangan bergizi, seperti sayur dan buah yang bebas pestisida.
  3. Menjadi Contoh Bagi Warga Lain: Keberhasilan Abdul Hamid Lubis diharapkan dapat menginspirasi warga lainnya untuk ikut serta dalam program serupa.

Harapan dan Komitmen

Dengan adanya program P2B ini, pemerintah berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan. Abdul Hamid Lubis menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan dan berkomitmen untuk memaksimalkan potensi pekarangannya.

"Program ini sangat membantu kami untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Saya berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan pihak terkait yang telah memberikan dukungan," ujar Abdul Hamid Lubis.

Penutup

Keberhasilan program P2B ini akan menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan masyarakat yang mandiri pangan. Dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah, Bhabin Kamtibmas, dan masyarakat sekitar, menjadi kunci sukses implementasi program ini. Kampong Cipare Pare kini bersiap menjadi desa percontohan dalam pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan.